BRMP Papua Inventarisasi CPCL PM-AAS di Tiga Kampung Keerom
Keerom, 16 September 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua bersama Kelsi dan Katimker Penyuluh Pertanian Provinsi Papua melaksanakan kegiatan inventarisasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL) Program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di tiga lokasi Kabupaten Keerom, yakni Kampung Yuwanaim, Bibiosi Batte, dan Yamara. Kegiatan ini untuk menginventarisasi secara rinci kondisi riil, kebutuhan mendesak, serta pemetaan masalah yang dihadapi oleh para petani di tiap lokasi secara by name by address.
Dari hasil pendataan, tim BRMP Papua memetakan potensi dan kebutuhan tiap kelompok tani untuk mendukung penerapan PM-AAS. Di Kampung Yuwanaim, Kelompok Tani Tengku Situru mengelola lahan seluas 7 hektar dan membutuhkan dukungan sumber air agar produktivitas dapat kembali optimal. Di Kampung Bibiosi Batte, petani telah menyiapkan lahannya untuk penanaman yang direncanakan pada bulan Oktober. Namun, ketersediaan benih menjadi tantangan. Adapun di Kampung Yamara, Kelompok Tani Wansan memiliki lahan seluas 3 hektar dengan kondisi sumber air yang relatif dekat, serta menantikan tindak lanjut atas usulan sarana pendukung tangki semprot.
Semangat para petani turut disampaikan langsung kepada tim. Ketua Poktan Tengku Situru, Zulkifli Tiku, optimistis bahwa dukungan sumur bor akan membangkitkan kembali semangat menanam padi kelompoknya di musim kemarau.
Hasil inventarisasi ini menjadi dasar dukungan sarana produksi pertanian, mulai dari penyediaan sumber air, distribusi benih unggul sesuai jadwal tanam, hingga sarana prasarana pertanian lainnya, guna mendorong kemandirian kelompok tani dan memperkuat ketahanan pangan daerah melalui PM-AAS.